PENCURI INSYAF KARENA KELEMBUTAN HATI

Sekitar tahun 1980 waktu itu ada perayaan sekaten di Alun Alun utara Yogyakarta yang mana perayaan ini memang diselenggarakan rutin tiap tahunya untuk memperingati hari lahir Nabi Besar Muhammad SAW. Setiap perayaan sekaten selalu ramai dan dipenuhi oleh stand stand untuk pameran maupun untuk berjualan.  Terkadang terjadi pencurian yang dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab dan ada juga diantara mereka para pencuri berhasil ditangkap dan langsung dihakimi oleh masa sehingga benar benar sangat fatal akibatnya bagi pencuri yang tertangkap basah.

Pada salah satu stand tepatnya stand yang ditunggu oleh pelajar pelajar Muhammadiyah yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah ( IPM ) yang rata rata usia mereka sekitar 16 tahun, dan seperti kita ketahui usia usia tersebut adalah usia yang rawan yang mana biasanya mengedepankan fisik atau kekerasan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan ada empat orang siswa yang mendapatkan tugas jaga stand saat itu yang memang sudah dijadwalkan oleh panitia.

Waktu sudah menunjukan pukul 20.30 atau jam 8.30 malam yang berarti setengah jam lagi tugas mereka berakhir dan dilanjutkan oleh team jaga lainnya besok pagi yang kebanyakan dijaga oleh anak anak perempuan dari jam 9.00 sampai jam 15.00 dan selanjutnya sore dilanjutkan oleh anak laki laki sampai jam 21.00. Tiba tiba terdengar suara yang mencurigakan dari belakang stand mereka yang semakin lama suaranya jelas terdengar dari pintu belakang yang ternyata ditimbulkan oleh masuknya orang yang belum mereka kenal.

Karena orang tersebut tidak dikenal dan memasuki stand dari belakang dengan paksa sehingga ditangkap oleh para penjaga stand atau oleh para pelajar Muhammadiyah, saat itu yang namanya preman masih sangat marak di Jogyakarta sehingga kalau terjadi perkelaihan biasanya buntutnya sangat panjang. Hampir saja orang yang tidak dikenal tersebut menjadi sasaran bogem mentah yang memang ternyata bermaksud mencuri karena selama ini banyak juga stand stand lain yang sudah kebobolan oleh pencuri, dan kebiasaan saat itu kalau ada pencuri yang tertangkap akibatnya sangat fatal bahkan tidak cuma saat itu sampai sekarangpun kalau ada pencuri yang tertangkap akibatnya juga masih sama bahkan bisa sampai meninggal karena dipukuli oleh banyak orang.

Setelah sang pencuri ditangkap maka mulai diintrograsi oleh para pelajar Muhammadiyah yang memang sengaja tidak melaporkan kejadian ini pada polisi atau juga tidak menginformasikan pada orang orang yang ada di sekitar stand karena memang akibatnya pasti fatal bagi sang pencuri. Setelah ditanya baik baik bahkan dikasih minuman sang pencuri yang pucat pasi dan juga gemetaran menjawab pertanyaan pertanyaan dari para pelajar yang juga meminta KTP sang pencuri untuk dicatat dan kemudian sang pencuri disuruh pulang dan diingatkan jangan sekali kali mengulangi perbuatan mencurinya bahkan dari para pelajar memberikan sejumlah uang pada sang pencuri untuk pulang.

Dan kemudian apa yang terjadi sama sekali tidak terduga oleh para pelajar yang menjaga stand karena setiap hari sang pencuri  datang ke stand pameran  untuk membantu kegiatan kegiatan yang ada pada stand yang kemarin akan dicurinya sampai pameran dalam perayaan sekaten selesai.

Tiga hal yang yang sangat positive yang timbul karena melakukan tindakan berdasarkan hati nurani yaitu yang pertama dengan kasih sayang dan hati nurani bisa menyadarkan orang dari tindakan yang salah, kedua tidak adanya baku hantam yang bisa menimbulkan luka parah dan juga mungkin kematian bagi sang pencuri juga bisa menimbulkan rasa dendam di dalam hati sang pencuri di kemudian hari, yang ketiga menambah persaudaraan karena ternyata sang pencuri masih sering mengunjungi para pelajar di rumahnya ketika sekaten telah selesai dan para pelajar juga sering diajak ke rumah sang pencuri yang ternyata mempunyai banyak pohon buah dan juga pohon kelapa dan para pelajar sangat senang ketika ditawari kelapa muda yang dicampur dengan es.

Kita  bisa membayangkan kalau ketika sang pencuri yang tertangkap kemarin langsung dihakimi oleh masa kemungkinan hasilnya jauh sangat berbeda dengan yang ada saat itu. Jelas penanganan masalah secara baik dan berdasarkan hati nurani akan menimbulkan efek yang positif .

Tentang Muhammad Taufik Hidayat

I am Islamic motivator and book writer
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s