KEBENARAN HADITS TENTANG LALAT

KEAJAIBAN SEEKOR  LALAT  DALAM HADITS

Hadits Abu Hurairah

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ : إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِيْ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ

فَلْيَغْمِسْهُ كُلَّهُ ثُمَّ لِيَطْرَحْهُ فَإِنَّ فِيْ إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَفِيْ الآخَرِ

شِفَاءً

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Apabila lalat jatuh di bejana salah satu diantara kalian maka celupkanlah karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya terdapat obat penawarnya”.

Hadits Riwayat Anas bin Malik

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ : إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِيْ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ فَإِنَّ فِيْ

أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً وَفِيْ الآخَرِ شِفَاءً

Dari Anas bahwasanya Nabi bersabda: “Apabila lalat jatuh pada bejana salah satu diantara kalian, maka celupkanlah karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan sayap lainnya terdapat obat”.

“Apabila seekor lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buanglah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya.”
(HR. Bukhari, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Penelitian ilmiah membuktikan bahwa lalat memproduksi zat sejenis enzim yang sangat kecil berukuran sekitar 20-25 mili-mikron yang dinamakan Bakteri Yofaj, tempat tumbuhnya bakteri pembunuh.  Tapi lalat juga sesungguhnya membuat bakteri penyembuhnya.

Dalam ‘Kajian Mukjizat Al-Qur’an dan As-Sunnah’ yang diketuai oleh Prof. Dr. Abdul Majid Az-Zindani meneliti  bahwa memang pada sayap kiri lalat terdapat berbagai macam virus yang mematikan. Mereka berusaha mematikan viris-virus tersebut dengan cara-cara konvensional dan menemukan kegagalan. Namun ketika mereka memasukkan sayap kanan lalat mereka melihat perubahan signifikan. Seluruh virus apapun yang dibawa oleh sayap kiri lalat ternyata musnah dan mati akibat obat yang terdapat pada sayat kanan.(Subhanallah… J)

Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit Tulang di Jurusan Kedokteran Universitas Iskandariyah, telah melakukan penelitian tentang “hadits lalat ini” dan menegaskan bahwa di dalam rujukan-rujukan kedokteran masa silam ada penjelasan tentang berbagai penyakit yang disebabkan oleh lalat. Baru di zaman sekarang, para pakar penyakit bisa mengungkap rahasia ini, padahal sudah dibongkar informasinya sejak dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an tahun yang lalu mereka menyaksikan dengan mata kepalanya bahwa obat berbagai penyakit yang sudah kronis dan pembusukan yang sudah menahun adalah dengan lalat.

“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun. Walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.” (QS.Al-Hajj 22 : 73)

MENGAPA LALAT PANDAI MENGHINDAR ?

Ada dua alasan mengapa lalat sulit dipukul.

  • Lalat, seperti semua serangga menerima informasi visual/penglihatan dengan sangat cepat. Ini berarti lalat bisa bereaksi dengan sangat cepat.
  • Lalat juga mempunyai mata lengkung yang besar sehingga bisa melihat sekelilingnya dengan baik. Jadi, lalat bisa melihat kamu yang datang dari arah mana pun.

Walaupun lalat bisa menghindari pukulan, sebenarnya ia tidak bisa melihat dengan sangat baik. Mata lalat terdiri atas banyak lensa kecil, jadi ia melihat dunia seperti terbuat dari ratusan titik kecil. Gambar di bawah merupakan mata lalat yang dibesarkan lebih dari 100 kali.

Dari sumber lain : Michael Dickinson dari Institut Teknologi California (Caltech) baru, selama 20 tahun meneliti menemukan bahwa lalat dapat mengenali ancaman berdasarkan lokasi. Otaknya akan menghitung seberapa jauh ancaman terhadapnya sebelum memutuskan untuk mengepakkan sayap dan kabur. Setelah memprediksi arah ancaman, kakinya bertumpu untuk terbang ke arah yang berlawanan. Semua persiapan meloloskan diri dapat dilakukannya dengan sangat cepat, hanya 100 milidetik setelah ia mendeteksi adanya bahaya.

Menurut Dickinson, Ini menunjukkan begitu cepatnya otak lalat memproses informasi sensorik menjadi respons gerakan yang sesuai. Bahkan, lalat mengatur postur tubuhnya sesuai besar ancaman. Artinya, lalat telah mengintegrasikan dengan baik antara informasi visual dari mata dan informasi metasensorik di otaknya.

Muhammad Taufik Hidayat Motivator & Trainer                                                                                                                                                                                                   Phone        :  ( 0274 ) 436 2225         Mobile : 081  227  64573                                                                                                              Web            : https://mtaufikhz.wordpress.com Web            : http://mtaufiqh.blogspot.com Email         : mtaufikhz@yahoo.co.id

Tentang Muhammad Taufik Hidayat

I am Islamic motivator and book writer
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s