LAUT DAN KEAJAIBANYA

Para pakar kelautan telah membuktikan bahwa antara air laut satu dan air laut lainya tidak bercampur, ada pembatas seperti tembok yang tipis yang membuat air laut satu dengan lainya tidak bercampur.
Secara teori air laut tidak bercampur karena pernedaan Berat Jenis dan Tegangan Permukaan Laut. Air laut asin memang dicipta Allah dengan komposisi khusus agar air laut tidak bau, karena air yang lama tergenang pasti akan menimbulkan bau yg menyengat.

19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
( QS. Ar Rahman 55 : 19 – 20 )

53. Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. ( QS. Al Furqan 25 : 53 )

Beberapa bukti keajaiban laut yang telah dibuktikan kebenaranya oleh beberapa penyelam tingkat dunia :

Percikan Iman, No.4 Th.II April 2001 ,
Jacques Yves Cousteau adalah seorang penyelam tingkat dunia yang sangat terkenal juga dalam acara “DISCOVERY CHANEL” dia adalah oceanographer dan diving expert di FRANCH ( World Class ). Sepanjang hidupnya dilalui dengan menyelam di penjuru laut dunia untuk membuat film dokumenter tentang keindahan laut, dan juga keindahan kehidupan yang ada di dalam dan dasar laut dan hasilnya sudah dilihat oleh jutaan penonton di seluruh penjuru dunia.
Pada satu hari ketika sedang menyelam dia menemukan sumber air tawar yang sangat segar dan enak di tengah samudra dan anehnya tidak bercampur dengan air laut yang asin, ketika ia berenang agak menjauh maka air yang dijumpai asin, dan ketika berenang kembali pada area sebelumnya maka airnya tawar dan menyegarkan. Hal yang aneh yang dikumpai di tengah samudra tersebut kemudian ditanyakan pada orang orang dan juga pakar kelautan di beberapa megara tetapi tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti dan memuaskan.
Kemudian seorang ilmuwan Muslim memberikan jawaban kepada Jacques Yves Cousteau bahwa tidak bercampurnya air laut yang satu dengan air laut yang lainya juga dengan air tawar tersebut telah disebutkan dan sudah tertulis di dalam Al Qur’an selama 1400 tahun silam, jauh sebelum adanya tehnologi yang maju seperti saat sekarang ini.

TV ONE NEWS March 9, 2010
Bumi masih menyimpan begitu banyak keajaiban alam yang indah dan menakjubkan. di Cenote Angelita, Mexico ditemukan sungai di bawah laut oleh penyelam Anatoly Beloshchin, pada sebuah laut dalam gua yang terletak di pantai, jika kita menyelam dengan kedalaman 30 meter maka air terasa tawar dan juga segar tapi apabila kita menyelam lagi dengan kedalaman 60 meter maka airnya akan terasa asin.
Baik Jacques Yves Cousteau sang oceanographer dan ahli selam dari di FRANCH yang terkenal dalam acara TV “Discovery Chanel” maupun Anatoly Beloshchin kedua duanya sangat penasaran terhadap kejadian fenomena alam tersebut dan ketika mendapatkan informasi dari ilmuwan Muslim bahwa semua fenomena keajaiban laut tersebut sudah tertulis di dalam Al Qur’an, dan berita berita yang dilangsir oleh beberapa mas media maupun statiun TV keduanyapun akhirnya secara ikhlas memeluk Islam.

API DI DALAM LAUT
6.dan laut yang di dalam tanahnya ada api, (Qs. Ath-Thur 52 : 6).

Dalam pemikiran manusia yang normal pernyataan api di dalam laut adalah hal yang tidak masuk akal dan sulit untuk dipahami dan diterima oleh akal apalagi untuk dipahami oleh orang orang yang hidup di zaman nabi Muhammad saw jelas sangatlah sulit untuk bisa diterima kecuali karena kuatnya Iman dan Islam mereka kepada agama Allah yaitu agama Islam.


1400 tahun yang silam sudah ditulis di dalam Al Qur’an bahwa di dasar laut ada tanah yang mengandung api, dalam pikiran kita hal tersebut adalah sesautu yang tidak masuk akal karena api pasti akan padam kalau berada di dalam air, tetapi pada kenyataan memang banyak gunung berapi yang posisinya berada di dalam laut, sebagai contoh ketika gunung Krakatau meletus dengan hebatnya sehingga pulau Jawa dan pulau Sumatra menjadi terputus maka bayangan orang orang gunung Krakatau sudah mati atau tidak aktive lagi, tetapi ternyata setelah ratusan tahun magma yang terpendam di dalam air laut tidak mati dan sekarang gunung Krakatau sudah muncul kembali di permukaan laut. Pernyataan yang tertulis dalam QS. Ath-Thur 52 : 6 adalah sebuah pernyataan yang dilakukan oleh Yang Maha Mengetahui dan itu adalah Alla swt.

KONDISI DI DALAM LAUT
40. Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun. ( QS. An-Nuur 24 : 40 )

Cahaya matahari terdiri dari 7 warna (merah, orange, kuning, hijau, nila, ultraviolet & biru. Setiap masing masing warna mempunyai panjang gelombang tersendiri. Kemampuan cahaya menembus kedalam air laut tergantung pada panjang gelombangnya, makin pendek gelombang cahaya, makin besar kekuatan menembus air. Karena itu, cahaya MERAH terserap pada kedalaman 20 M, sesudah itu keberadaannya tersembunyi. Dari sinilah muncul kegelapan warna merah. Seandainya penyelam terluka pada kedalaman 25 M, maka ia akan melihat darah berwarna hitam karena tidak adanya cahaya warna merah.
Sementara cahaya ORANGE terserap pada kedalaman 30 meter. Pada kedalaman sekitar 50 meter warna KUNING & HIJAU baru terserap sehingga tidak terlihat sesuai dengan warna aslinya, pada kedalaman sekitar 125 M baru warna ULTRAVIOLET & UNGU terserap melewati kedalaman 125 meter kedua warna tersebut sudah berubah menjadi warna hitam. Dan warna yang paling terakhir dan terpanjang yang hilang terserap adalah warna BIRU, yaitu pada kedalaman sekitar 200 meter dari permukaan laut melewati kedalaman 200 meter maka warna biru juga akan berubah menjadi warna hitam. Dengan demikian, terciptalah kegelapan warna cahaya matahari secara berlapis-lapis, yang disebabkan air yang menyerap warna mempunyai perbedaan antara warna yang satu dengan warna yang lainya tergantung pada panjang gelombang masing masing warna.

Tentang Muhammad Taufik Hidayat

I am Islamic motivator and book writer
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s