JASAD FIR’AUN

SCIENCE SPIRITUAL QUR’AN

Train2

Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Firaun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan                                ( QS. Al Baqarah 2 : 50 )

Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu ( Fir’aun ) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.

( QS. Yunus  10 : 92 )

Allah  swt. menyelamatkan jasad Fir’aun seperti yang telah dijanjikan-Nya sebagai bukti keberadaan Allah dan kebenaran Al Qur’an.  Pada tahun 1896 jasad Fir’aun ditemukan oleh  Archeologist  “LORET” di lembah raja LUXOR, “Subahanallah” jasad Fir’aun masih utuh seperti janji Allah yang telah difirmankan-Nya dalam QS. Yunus 10:92. Seperti kita ketahui jasad Fir’aun sudah terkubur selama lebih kurang 5000 tahun, dan sekarang jasad Fir’aun yang ditemukan dalam kondisi masih utuh tersimpan dalam  museum Mesir. Nabi Muhammad saw hidup  kurang lebih sekitar 3000 tahun setelahnabi Musa as dan raja Fir’aun,  Kitab Taurat dan Injil  hanya menyebutkan bahwa Fir’aun mati tenggelam,  dan hanya di dalam Kitab Suci Al Qur’an yang menyebutkan dengan jelas dan tegas bahwa Fir’aun mati ditenggelamkan ke dalam laut merah tetapi jasad Fir’aun akan diselamatkan Allah sebagai bukti dan pelajaran bagi orang orang yang akan datang kemudian sehingga mereka akan mengetahui bahwa Al Qur’an itu adalah benar, sebagaimana difirmankan Allah dalam Al Qur’an :

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu? ( QS. Fushilat 41 : 53 )

 

Prof. Dr. Maurice Bucaille

Prof.Maurice

Prof. Dr. Maurice Bucaille adalah seorang ahli bedah kenamaan dari negara Prancis, juga mantan  Kepala Klinik Bedah di Universitas Paris. Lahir di Pont-L’Eveque, Prancis,  19 Juli 1920, dan menyatakan diri masuk Islam pada tahun 1975 setelah melakukan penelitian mendalam terhadap mumi raja Fir’aun. Pada saat itu pemerintah Prancis menawari bantuan kepada pemerintahan Mesir untuk meneliti, mempelajari, dan juga menganalisis mumi Firaun yang sudah terkubur ribuan tahun tetapi jasadnya masih utuh. Dalam penelitian tersebut Prof. Dr. Maurice Bucaille  ditunjuk menjadi pemimpin dan juga sekaligus penanggung jawab.

Hasil akhir dari kesimpulan penelitian sangat mengejutkan. Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Riset Bucaille menyisakan pertanyaan: Kenapa jasad Fir’aun bisa terjaga dan jauh lebih baik dari jasad-jasad yang lain (tengkorak bala tentara Firaun). Kemudian Bucaille menyiapkan laporan akhir tentang penemuan baru, tentang penyelamatan mayat Firaun dari laut dan pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul ‘Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern’, Judul aslinya, ‘Les Momies des Pharaons et la Midecine’.

“Ketika sedang mempersiapkan   laporan akhir terhadap hasil penelitian mumi Fir’aun yang ajaib dan sangat  menakjubkan, seorang rekan membisikkan sesuatu di telinga Bucaille: “Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya Al Qur’an telah berbicara tentang tenggelamnya mumi raja Fir’aun ini”.

Tentu saja informasi tersebut sangat mengejutkan Prof. Dr. Maurice Bucaille, bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Karena jasad raja Fir’aun baru ditemukan sekitar tahun 1896 M, sedang Quran telah ada ribuan tahun sebelumnya, kemudian setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Namun, Prof. Dr. Maurice Bucaille masih bertanya-tanya dan sangat penasaran terhadap Al Qur’an yang telah memberitakan ribuan tahun dan jauh sebelum jasad raja Fir’aun ditemukan pada tahun 1896. Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Bucaille bertanya tentang Musa as, perbuatan  dan tingkah laku raja Firaun, dan pengejarannya terhadap Musa hingga Fir’aun mati tenggelam, tetapi jasad raja Firaun masih tetap utuh.

Berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut sambil membuka Al Quran dan membacakan untuk Prof. Dr. Maurice Bucaille, yaitu firman Allah SWT :

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu ( Fir’aun ) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS. Yunus10:92).

Ayat Al Qur’an dari surat Yunus sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan ayat Al Quran tersebut sangat masuk akal karena difirmankan oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa untuk berbuat apapun, dab hal ini akan mendorong dan membantu sains untuk maju. Hati prof. Dr. Maurice Bucaille bergetar, dan getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya menyeru dengan lantang:

“Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan Quran ini”.

fir'aun

Mayat Fir’aun yang telah terkubur ribuan tahun, ditemukan tahun 1896 dan subhanallah jasadnya masih utuh seperti yang telah dijanjikan Allah dalam QS. Yunus 10:92. Kitab Taurat dan Injil hanya menyebutkan bahwa Fir’aun mati tenggelam tetapi Al Qur’an menyebutkan dengan jelas bahwa Fir’aun mati ditenggelamkan dan jasadnya akan diselamatankan untuk pelajaran bagi manusia yang akan datang !

Kereta Fir'aun

As roda kereta perang Fir’aun yang dilapisi emas.

Ron Wyatt  ( Archeology ) pada tahun 1988 menemukan sisa sisa kapal perang fir’aun ( Chariot Wheel ) di dasar Laut Merah . Mereka juga menemukan tulang tulang manusia dan tulang tulang kuda. Penemuan tersebut telah diperiksa di Stockholm University, dan hasilnya menyatakan bahwa semua penemuan tersebut berasal dari sekitar 5000 tahun silam.

roda kereta

peta

Peta pelarian ketika nabi Musa dan pengikutnya dikejar oleh Fir’aun dan tentaranya.

Masihkah kita ragu dengan kebenaran Kitab Suci Al Qur’an yang mengajarkan kalimat Tauhid yang juga diajarkan dalam Kitab Taurat, Zabur, dan Injil ?

Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,                   ( QS. Al Baqarah 2 : 2 )

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an ), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( QS. Al An’aam 6 : 115 )

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. ( QS. Al Hijr 15 : 9 )

SMA 1

D

Muhammad Taufik Hidayat

Tentang Muhammad Taufik Hidayat

I am Islamic motivator and book writer
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke JASAD FIR’AUN

  1. erick berkata:

    Subhanallah islam yg paling benar

    • Muhammad Taufik Hidayat berkata:

      Islam bukan agama yang paling benar, tetatpi Islam adalah satu satunya agama yang benar dan diterima oleh Allah, disebutkan dala Al Qur’an Al Baqarah 2: 132, Ali Imran 3: 19 dan masih banyak ayat lainnya. Kalau kita bilang Islam adalah agama yang paling benar maka agama yang lain adalah “BENAR”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s